Sabtu, 15 Mei 2010

10 Cara merawat rumah idaman

1. Membersihkan kerak di kamar mandi
Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko perlengkapan kue.

2. Memperbaiki lantai keramik retak / lepas
Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan paku atau benda tajam atau dipotong menggunakan gerenda ( tp dengan cara ini menimbulkan debu). Setelah itu keramik lantai dilepas atau dipecah dan semen tempat keramik tadi jg harus di korek agar nanti ada tempat pengikat semen terhadap keramik penggantinya
Jika nat lantai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam,. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.
3. Memperbaiki lantai yang basah atau lembab.
Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar agak dalam kurang lebih 5 cm, kemudian lapisi dengan plastic cor, baru di atas plastic di plester setebal 2.5cm,dengan campuran 1 semen; 2 pasir biarkan sampai kering sembari mengecek apakah masih tejadi kelembaban atau tidak, yang kedap air. Lantai sudah siap dipasang kembali. Dan isilah jg denga semen nat yang kedap air.
4. Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.
Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.jika hanya natnya saja yg terkikis perbaiki seperti yang telah saya sebutkan di atas namun sekali lagi gunakan semen nat yang waterproof.
5. Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.
Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding.jika ada retakan yg agak lebar pake semen dulu (di aci) Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur pada seluruh pemukaan dinding seperti halnya plamur sebagai lapisan cat dasar.. sedangkan untuk cat dasar (terutama dinding baru gunakan wall sealer.
untuk pengecatan dengan hasil terbaik usahakan sirkulasi udara baik tidak terlalu panas ataupun pada waktu hujan,
6. Pengecatan ulang
Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur.atau sudah terlalu banyak bercak noda pada dinding Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Dan banyak trdapat noda coklat kehitaman,kerok bagaian tersebut dan cat ulang, khusus yg bercak setelah di kerok lapisi dengan cat minyak terlebih dulu..
7. Cara memaku dinding agar tidak retak.
Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.hal ini juga berlaku jika anda melakukan pengeboran kecil (6mm sampai 10mm)
8. Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap
Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering.atau belilah anti rayap bening yg banyak di jual di toko bangunan. Baru kemudian di lakukan proses pengecatan.
9 : Membasmi jamur di rumah.
Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.
Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.
10. Drainase mampet
Hal paling menyebalkan adalah jika saluran pipa di rumah anda mampet atau macet, maka dari itu sebelum semua terjadi lakukan perawatan rutin, misalnya jangan buka saringan flordrain sehingga sampah plastic (bungkus sabun dsb) tidak ikut masuk kedalam pipa, tiap minggu atau sebulan sekali siramlah saluran air kotor anda dengan caira soda api atau cairan kimia yang dapat melarutkan kotoran, terutama lemak, pada waktu penyirama cairan kimia atau soda api biarkan selama kurang lebih setengah jam kemudian di siram dengan air sebanyak mungkin agar endapan yang terjadi di dalam pipa bias terdorong keluar semua
Di kumpulkan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi

3 komentar:

Laman